KESANTUNAN BERBAHASA SEBAGAI UPAYA MERAIH KOMUNIKASI YANG EFEKTIF: STUDI KASUS PADA PERCAKAPAN DSPK DAN TTLM YANG DIUNGGAH DI MEDIA SOSIAL
Keywords:
Effective Communication, Patient SatisfactionAbstract
This article describes about politeness of language that can be used as an effort to achieve effective communication. The method used in this study is a qualitative descriptive method by describing and presenting data related to the research problem, namely politeness of language and effective communication. The data source used in this study is a conversation between Medical Laboratory Technology Personnel (TTLM) and Clinical Pathology Specialists (DSPK) during a consultation on critical health laboratory results. Then in analyzing the data, this study uses the theory of politeness strategies of Brown and Levinson and 5 laws of effective communication. The results of this study reveal that impoliteness of language can cause communication to be ineffective. Therefore, eight politeness strategies of Brown and Levinson can be used as an effort to achieve effective communication. Keywords: politeness of language, effective communication, health laboratory
References
Abubakar, A., Ngalimun, N., Liadi, F., & Latifah, L. (2020). Bahasa sebagai nilai perekat dalam simbol budaya lokal tokoh agama. Jurnal Transformatif (Islamic Studies), 4(2), 159-172.
Chaer, A. (2009). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Devito, J. A. (2011). Komunikasi antar manusia. Pamulang, Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group.
Firnanda, F., Puspitasari, S. C., & Arwani, M. (2022). Hubungan komunikasi yang efektif dengan kepuasan pasien instalasi rawat jalan di UPTD Puskesmas Pandaan. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 10(2), 82–90.
Hamidah. (2017). Kesantunan berbahasa sebagai upaya meraih komunikasi yang efektif. Vol. 08(1), Januari–Juni.
Handayani, T. (2011). Membangun komunikasi efektif untuk meningkatkan kualitas dalam proses belajar mengajar. Jurnal Ta’dib, XVI(2), November.
Jumadi, J., Mu'in, F., Kamal, S., Mubarak, H., Yahya, A. M., Ngalimun, N., ... & Fitriana, A. (2025). PENINGKATAN KAPASITAS GURU BAHASA INDONESIA SD, SMP, DAN SMA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING DI KABUPATEN KOTABARU. JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY, 11(2).
Liadi, F., & Faridah, S. (2023). Pembelajaran Bahasa Indonesia di Universitas Muhammadiyah Banjarmasin berwawasan global dan berdaya saing sebagai trademark. JIS: Journal Islamic Studies, 1(2), 180–189.
Marpaung, P. (2006). Setengah isi setengah kosong. Bandung: MQS Publishing.
Muninjaya, G. (2012). Manajemen mutu pelayanan kesehatan. Jakarta: Erlangga.
Ngalimun. Kamal, S., Alfianti, D., Mubarak, H., Yahya, A. M., & Fitriana, A. (2025). Membangun Guru Reflektif Dan Adaptif Melalui Pelatihan Deep Learning Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sma Islam Terpadu Assalam Martapura. Rakat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 15-22.
Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.
Nurjamily, W. O. (2015). Kesantunan berbahasa Indonesia dalam lingkungan keluarga. Jurnal Humanika, 15(3), Desember.
Pranowo. (2014). Teori belajar bahasa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suwuh, M. K., dkk. (2019). Hubungan antara kualitas jasa pelayanan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Walantakan Kecamatan Langowan Utara. Jurnal KESMAS, 7(3).
Syamsudin, dkk. (2019). Gambaran komunikasi interpersonal petugas pendaftaran pasien terhadap kepuasan pelayanan di Puskesmas Karang Pule. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 14–21.

