TANTANGAN PENERAPAN ASSET LIABILITY MANAGEMENT (ALMA) PADA BANK SYARIAH DI ERA DIGITAL

Authors

  • Shafa Laila Safira Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
  • Siti Nabila Zahra Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan
  • Erwan Setyanoor Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan

Keywords:

Alma, Bank Syariah, Era Digital, Risiko Likuiditas, Keamanan Siber.

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan penerapan Asset Liability Management (ALMA) pada bank syariah di era digital. ALMA merupakan proses pengelolaan aset dan liabilitas secara terpadu untuk menjaga keseimbangan antara likuiditas, profitabilitas, dan risiko. Dalam bank syariah, ALMA berperan penting dalam mengelola dana masyarakat, menjaga stabilitas keuangan, serta mendukung keberlangsungan operasional bank sesuai prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai literatur, jurnal, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ALMA pada bank syariah menghadapi berbagai tantangan, seperti risiko likuiditas, risiko teknologi dan keamanan data, serta persaingan dengan fintech dan bank digital. Untuk menghadapi tantangan tersebut, bank syariah perlu menerapkan strategi berupa penguatan Good Corporate Governance (GCG), pemanfaatan teknologi digital, kolaborasi dengan fintech, serta peningkatan keamanan siber. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan aset dan Liabilitas Serta Memperkuat Daya Saing Bank Syariah Di Era Digital.

References

Ansori, A. (2017). Penerapan e-banking syariah pada sistem informasi manajemen perbankan syariah. Banque Syar'i, 3(1), 133–141.

Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Dari teori dan praktik. Gema Insani Press.

Asih, M., Tambunan, S. N., & Anggriani, D. P. (2025). Peran good corporate governance (GCG) dalam manajemen risiko perbankan. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 3(2), 195–207.

Fakhrezy, M. Z. (2024). Digitalisasi perbankan syariah: Tantangan dalam menjaga keamanan data pribadi nasabah. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 2(12), 485–490.

Faozan, A. (2013). Implementasi good corporate governance dan peran Dewan Pengawas Syariah di bank syariah. La_Riba: Jurnal Ekonomi Islam, 7(1), 1–14.

Ghazali, A. W., Sulistyowati, Ananta, H. W., & Putri, A. A. (2025). Peran asset and liability management (ALMA) dalam menjaga stabilitas keuangan bank syariah. Tasharruf: Journal of Islamic Economics and Business, 6(1), 1–12.

Husnia, N. (2025). Mewujudkan stabilitas keuangan perbankan syariah melalui optimalisasi manajemen aset dan liabilitas. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3(8), 593–599.

Mulyana, I., Hamid, A., & Syaripudin, E. I. (2024). Tantangan dan peluang penggunaan fintech dalam perbankan syariah. J-Hesy: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 2(2), 1–10.

Njatrijani, R., Rahmanda, B., & Saputra, R. D. (2019). Hubungan hukum dan penerapan prinsip good corporate governance dalam perusahaan. Jurnal Gema Keadilan, 6(3).

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.

Ngalimun, N. (2023). Pemulihan pendidikan pasca pandemi melalui transformasi digital dengan pendekatan manajemen pendidikan Islam di era society 5.0. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial.

Nuzula, I. F., Zuhro, L., Aidah, E. Z., & Suprianik. (2024). Analisis asset and liability management (ALMA) dalam perbankan syariah. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(6), 57–60.

Putra, P. A., Agus, & Saparuddin. (2023). Penerapan manajemen risiko likuiditas pada bank syariah. Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance, 6(1), 81–91.

Putri, N. K., Mardiah, A., & Setyanor, E. (2025, November 21). Reconceptualization of Islamic financing through zakat, waqf, and green sukuk: Integrating fintech, hybrid instruments, and impact assessment for sustainable development. Antasari Conference on Islamic Economics and Business (ACIEB). https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/acieb/article/view/18777

Qothrunnada, N. A., Iswanto, J., Fitrotus, D., Hendrarti, B. G., & Subekan. (2023). Transformasi digital lembaga keuangan syariah: Peluang dan implementasinya di era industri 4.0. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 4(3), 741–756.

Rahmati, A., & Ibrahim, A. (2022). Strategi pengembangan perbankan syariah dalam menghadapi financial technology. Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, 21(1), 125–141.

Restika, & Sonita, E. (2023). Tantangan keamanan siber dalam manajemen likuiditas bank syariah: Menjaga stabilitas keuangan di era digital. Krigan: Journal of Management and Sharia Business, 1(2), 26–36.

Rivai, V., dkk. (2013). Commercial bank management: Manajemen perbankan dari teori ke praktik. PT RajaGrafindo Persada.

Sa'adah, N., Setyanor, E., Ariani, A., & Norfitria. (2026). Konsumerisme di era digital: Analisis manajemen keuangan Islam. Masca: Journal of Islamic Studies, 2(2), 53–63.

Saputra, A., Hidayanti, R., Anida, S., & Setyanor, E. (2026). Konseptualisasi manajemen risiko keuangan keluarga Muslim dalam menghadapi krisis: Studi komparatif teori konvensional dan fikih muamalah. Masca: Journal of Islamic Studies, 2(2), 41–52.

Setyanor, E. (2024). Dinamika digitalisasi perbankan. Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Syariah, 1(2), 21–30. https://doi.org/10.63216/al-ujrah.v1i02.182

Shabiha, E. D., Fasa, M. I., & Sisdiyanto, E. (2024). Asset and liability management (ALMA) bank syariah. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(11).

Shabri, H., Azlina, N., & Said, M. (2020). Transformasi digital industri perbankan syariah Indonesia. Jurnal El-Kahfi: Journal of Islamic Economics, 3(2).

Wati, R., & Fasa, M. I. (2024). Manajemen risiko likuiditas: Jaminan keberlanjutan dan ketahanan bank syariah di era krisis moneter. MAMEN (Jurnal Manajemen), 3(4), 389–402.

Zwagery, R. V., Safithri, E. A., & Latifah, N. (2020). Psikologi Perkembangan: Konsep Dasar Pengembangan Kreatifitas Anak. Yogyakarta: Parama Ilmu.

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Shafa Laila Safira, Siti Nabila Zahra, & Erwan Setyanoor. (2026). TANTANGAN PENERAPAN ASSET LIABILITY MANAGEMENT (ALMA) PADA BANK SYARIAH DI ERA DIGITAL. Jurnal Sosial Humaniora, 2(2), 45–57. Retrieved from https://ypmsc.org/index.php/jshu/article/view/214