PEMANFAATAN GOOGLE SITES SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IX DI SMPN 1 PULAU LAUT SELATAN
Keywords:
Google Sites, media pembelajaran, Bahasa Indonesia, ADDIE, pembelajaran digitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis Google Sites pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IX di SMPN 1 Pulau Laut Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket yang diberikan kepada ahli media dan siswa. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan skala Likert serta perhitungan persentase untuk menentukan tingkat kelayakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Google Sites yang dikembangkan memperoleh nilai rata-rata sebesar 82% dengan kategori sangat layak. Media ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, menyajikan materi secara lebih interaktif, serta memudahkan akses pembelajaran secara fleksibel. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Google Sites layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang sesuai dengan tuntutan pendidikan di era digital.
References
Akbar, S. (2013). Instrumen perangkat pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6
Bond, M., Bedenlier, S., Marín, V. I., & Händel, M. (2024). Digital transformation in education: Student engagement and learning outcomes. Educational Technology Research and Development, 72(1), 45–67. https://doi.org/10.1007/s11423-023-10245-8
Dhawan, S. (2023). Online learning: A panacea in the time of COVID-19 crisis. Journal of Educational Technology Systems, 51(2), 5–22. https://doi.org/10.1177/0047239520934018
Fukuyama, M. (2022). Society 5.0: Aiming for a new human-centered society. Japan Spotlight, 41(3), 47–50.
Hidayat, T., Prasetyo, Z. K., & Mulyani, S. (2024). The effectiveness of Google Sites in improving student learning outcomes. Journal of Educational Technology, 18(1), 1–12.
Holmes, W. (2022). Artificial intelligence in education: Promise and implications for teaching and learning. Computers and Education: Artificial Intelligence, 3, 100056. https://doi.org/10.1016/j.caeai.2022.100056
Instefjord, E. J., & Munthe, E. (2022). Educating digitally competent teachers: A study of integration of professional digital competence in teacher education. Teaching and Teacher Education, 104, 103442. https://doi.org/10.1016/j.tate.2021.103442
Kimmons, R., Graham, C. R., & West, R. E. (2023). The PICRAT model for technology integration in teacher education. Contemporary Issues in Technology and Teacher Education, 23(1), 176–198.
Likert, R. (1932). A technique for the measurement of attitudes. Archives of Psychology, 140, 1–55.
Luckin, R., Holmes, W., Griffiths, M., & Forcier, L. B. (2023). Intelligence unleashed: An argument for AI in education. Pearson.
Rahmawati, D. (2023). Pemanfaatan Google Sites untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(2), 85–94.
Rahayu, S. (2021). Society 5.0: Konsep dan implementasinya dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 1–10.
Redecker, C. (2022). European framework for the digital competence of educators: DigCompEdu. European Commission. https://doi.org/10.2760/159770
Sam, R., Putri, A., & Wijaya, D. (2024). Konsep dasar pembelajaran dalam perspektif pendidikan modern. Jurnal Pendidikan Nasional, 5(1), 12–20.
Sari, N., & Prasetyo, A. (2024). Integrasi Google Sites dalam pembelajaran berbasis proyek. Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(1), 33–41.
Selwyn, N. (2023). Education and technology: Key issues and debates (3rd ed.). Bloomsbury
Academic.
Septhiana Indra, D. (2022). Transformasi pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Digital, 4(2), 55–63.
Siti Zakina, N. (2025). Peran teknologi pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Global, 7(1), 21–30.
Tegeh, I. M., Jampel, I. N., & Pudjawan, K. (2014). Model penelitian pengembangan. Graha Ilmu.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tondeur, J., Scherer, R., Siddiq, F., & Baran, E. (2023). A comprehensive framework for teachers’ professional digital competence. Computers & Education, 191, 104648. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2022.104648
Wulandari, D., & Mudinillah, A. (2022). Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan. Jurnal Pendidikan Teknologi, 3(2), 101–110.
Yahya, A. M., Noortyani, R., & Santanapurba, H. (2025). Pengembangan media pembelajaran berbasis Google Sites pada mata kuliah semiotika di STKIP Paris Barantai. Anterior Jurnal, 24(Special Issue I), 16–21. http://journal.umpalangkaraya.ac.id/index.php/anterior

