INTERPRETASI SIMBOL DALAM RITUAL ARUH GANAL BAWANANG PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK MERATUS

Authors

  • Grace Dwi Untari STKIP Paris Barantai Kotabaru

Keywords:

semiotika Saussure, Aruh Ganal Bawanang, Dayak Meratus

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi simbol-simbol verbal dan nonverbal dalam ritual Aruh Ganal Bawanang, menginterpretasikan makna penanda dan petandanya menggunakan semiotika Ferdinand de Saussure, serta mendokumentasikan sistem pengetahuan simbolik tersebut sebagai kearifan lokal masyarakat Dayak Meratus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka analisis semiotika Saussure yang membedah setiap simbol melalui dua komponen tanda yaitu penanda (signifier) sebagai wujud fisik yang dapat diamati dan petanda (signfied) sebagai konsep makna yang diwakilinya. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi 29 simbol yang terdistribusi dalam enam kategori kurban, serta sesaji pendukung. Seluruh hubungan penanda-petanda bersifat arbitrer sesuai prinsip Saussure (1916), di mana makna setiap simbol tidak ditentukan oleh sifat alamiah bendanya melainkan oleh konvensi budaya yang diwariskan turun-temurun. Penelitian ini berkontribusi pada dokumentasi ilmiah warisan budaya tak berwujud Kalimantan Selatan dan menjadi referensi bagi upaya pelestarian kearifan lokal Dayak Meratus yang terancam terdegradasi akibat modernisasi.

References

Barthes, R. (1977). Image-music-text (Vol. 6135). Fontana Press.

Durkheim, E. (2016). The elementary forms of religious life. In Social theory re-wired. Routledge.

Efendi, M., & Sahrul, M. (2020). Nilai Kearifan Lokal Tradisi Manugal Masyarakat Dayak Meratus Kalimantan Selatan Pada Materi Geografi Bidang Lingkungan Hidup ( Kajian Etnografi ). PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi), 2(2), 260–270.

Geertz, C. (1973). The Interpretation Of Cultures. Basic Books.

Kuenna, K. (2015). SIMBOL DALAM UPACARA ADAT DAYAK NGAJU (SYMBOLS IN RITUAL TRIBE OF DAYAK NGAJU). Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya (JBSP), 5(2), 179–187.

Maskam, M., Karya, I. W., & Sigai, E. R. L. (2022). Kajian Nilai Pendidikan Hindu Dalam Ritual Aruh Ganal Bawanang Pada Masyarakat Meratus Di Kecamatan Piani Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan. Tampung Penyang, 20(2), 119–137.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif, cet XI. PT Remaja Rosdakarya.

Peirce, C. S. (1931). Collected papers of charles sanders peirce (Vols. 1–6). Harvard University Press.

Radam, N. H. (2001). Religi orang bukit. Yayasan Semesta bekerja sama dengan Yayasan Adikarya IKAPI dan Ford Foundation.

Rahmadani, N., Soendjoto, M. A., Dharmono, D., & Riefani, M. K. (2022). Padi, tumbuhan sakral Orang Meratus. Tentang Etnobiologi Di Kalimantan Selatan.

Rahyono, F. X. (2009). Kearifan budaya dalam kata. Wedatama Widya Sastra.

Sakinah, R., & Surtikanti, H. K. (2024). Upaya pelestarian pertanian oleh masyarakat dayak Meratus berbasis kearifan lokal manugal : Studi literatur. Journal of Socio-Cultural Susta, 1(2), 119–126.

Sarma, N., Sarianti, E., & Tantri, N. N. (2022). Kajian Bentuk , Fungsi dan Makna Upacara Aruh Ganal pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Kamawakan. Kajian Jurnal Filsafat Agama Hindu, 13(2), 12–24. https://doi.org/10.33363/wk.v13i2.869

Saussure, F. D. (1916). Course in general linguistics. McGraw-Hill.

Soehadha, M. (2018). Mitos Datu Ayuh dalam Religi Aruh; Ajaran Lisan Tentang Persaudaraan Banjar Muslim dengan Orang Dayak Loksad. Ri’ayah: Jurnal Sosial Dan Keagamaan, 3(02), 114–129.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D.

Suriagiri, S., Noor, M. F., Fatimah, S., Raihana, S., Azahra, A., Haikal, M., ... & Rahmadanti, R. (2022). Upaya Mahasiswa KKN terhadap Pelestarian Wisata Alam dan Keanekaragaman Adat Tradisional Masyarakat Paramasan Bawah Kabupaten Banjar. Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 77–89.

Turner, V. W. (1967). The forest of symbols: Aspects of Ndembu ritual (Vol. 101). Cornell university press.

Yahya, A. M. (2026). SEMIOTIKA Teori Tanda dalam Bahasa, Budaya, dan Komunikasi. Diva Pustaka.

Downloads

Published

2026-04-09

How to Cite

Grace Dwi Untari. (2026). INTERPRETASI SIMBOL DALAM RITUAL ARUH GANAL BAWANANG PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK MERATUS . Jurnal Sosial Humaniora, 2(1), 164–172. Retrieved from https://ypmsc.org/index.php/jshu/article/view/123