INTERPRETASI SIMBOLIK DALAM TRADISI BATATAMBA PADA MASYARAKAT BANJAR

Authors

  • Fitriyani STKIP Paris Barantai Kotabaru
  • Normasunah STKIP Paris Barantai Kotabaru

Keywords:

Batatamba, Semiotika, Budaya Banjar, Pidara.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interpretasi simbolik dalam tradisi batatamba pada kasus kapidaraan di masyarakat Banjar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasif, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi batatamba tidak hanya berfungsi sebagai pengobatan, tetapi juga bentuk komunikasi simbolik antara manusia, makhluk gaib dan Tuhan. Simbol-simbol yang digunakan, seperti janar, kapur sirih, mantra dan tanda cacak burung memiliki makna sebagai penanda, pelindung, dan pembatas antara dunia manusia dan dunia gaib. Tradisi ini menunjukkan bagaimana perpaduan komunikasi simbolik antara manusia, makhluk gaib, dan Tuhan serta nilai budaya dan ajaran Islam memengaruhi suatu masyarakat.

References

Fahriannor. (2022). Sufi Healing Menurut Akademisi (Praktik Batatamba, Amalan Dan Spiritual). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(1), 60–76. Retrieved From Https://Jurnal.Stiq-Amuntai.Ac.Id/Index.Php/Al-Qalam

Hamlan; Asmaran; Suriyadi. (2021). Praktik Tatamba Banyu Oleh Guru Syairozi Di Kabupaten Banjar ( Sebuah Analisis Sufistik ), 20(2), 204–216. Https://Doi.Org/10.18592/Jiiu.V

Jamalie, Z. R. M. (2012). Dakwah Kultural: Dialektika Islam Dan Budaya Dalam Tradisi Batatamba.

Jannati, A. (2025). Analisis Hukum Tentang Tradisi Batatamba Atau Pengobatan Tradisional Di Masyarakat Banjar, 67–74.

Nasir, M., Rusadi, A., & Rijali, M. (2026). Pemahaman Tentang Nilai Kesehatan Dan Kepercayaan Lokal Melalui Tradisi Batatamba Banjar Di Amuntai, 1(1), 15–28.

Nugraheny, A. R. (2021). Eksistensi Kearifan Lokal Masyarakat Banjar : Pengobatan, 1–9. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.31219/Osf.Io/K9aem

Rahayu, B. (2025). Pengobatan Tradisisonal Bapidara Kepercayaan Leluhur Masyarakat Banjar. Indonesian Journal Of Islamic Jurisprudence, Economic And Legal Theory, Vol. 3(Nomor 1), 315–323.

Tohir, R. M. H. D. E. (2022). Prosesi Ritual Batatamba Pada Masyarakat Banjar Di Kelurahan Pegatan Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah. Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 21(2), 98–117. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.18592/Al-Banjari.V21i2.7264

Yahya, A. M. (2026a). Semiotika Teori Tanda Dalam Bahasa, Budaya, Dan Komunikasi. Purbalingga: Cv. Diva Pustaka.

Yahya, A. M. (2026b). Tradisi Maccera Kendaraan Baru Dalam Perspektif Antropologi, (Vol. 14 No. 1 (2026): Cendekia: Jurnal Ilmiah Pendidikan), 376–386. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.33659/Cip.V14i1.576

Yuvita, R., & Alif, M. (2025). Communication Acts In Traditional Rituals Of The Banjar Community Batamba, 231–241.

Downloads

Published

2026-04-09

How to Cite

Fitriyani, & Normasunah. (2026). INTERPRETASI SIMBOLIK DALAM TRADISI BATATAMBA PADA MASYARAKAT BANJAR. Jurnal Sosial Humaniora, 2(1), 151–157. Retrieved from https://ypmsc.org/index.php/jshu/article/view/121