KAJIAN SEMIOTIKA BAHANYARI RUMAH DALAM MASYARAKAT BANJAR

Authors

  • Halimatus Sa’diah STKIP Paris Barantai Kotabaru

Keywords:

Banyari Rumah, semiotik, makna simbolis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolis tradisi Banyari Rumah di masyarakat Banjar menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes. Tradisi Banyari Rumah merupakan praktik budaya yang dilakukan sebelum pindah ke rumah baru dan mengandung berbagai simbol dengan makna khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap simbol dalam tradisi Banyari Rumah memiliki makna denotatif, konotatif, dan mitos yang mencerminkan nilai-nilai kesucian, harapan, kebersamaan, dan berkah. Dengan demikian, tradisi ini bukan hanya sekadar kegiatan tradisional tetapi juga mewakili nilai-nilai budaya masyarakat Banjar.

References

Afdholy, A. R. (2017). Rumah lanting arsitektur vernakular suku Banjar yang mulai punah. Local Wisdom: Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal, 9(1), 103–117.

Astuti, E. (2021). Nilai budaya dalam masyarakat Banjar (Kalimantan Selatan). Program Studi Pendidikan IPS Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Istiqomah, E., & Setyobudihono, S. (2014). Nilai budaya masyarakat Banjar Kalimantan Selatan: Studi indigenous. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 5(1), 1–6.

Munirah, N. A. A. S. (2026). Pandangan ulama fikih terhadap basalamatan rumah hanyar di Kota Banjarmasin. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 4(1), 620–630.

Najiroh, S. (2016). Tradisi membangun rumah di Desa Sungai Rangas Ulu Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar.

Norrahman, F. (2025). Analisis hukum tentang tradisi batajak tihang saat membangun rumah pada masyarakat Banjar. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(1), 124–129.

Turnip, R. S. (2022). Pentingnya perlindungan terhadap pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya dalam negara yang kaya akan budaya. Dharmasisya: Jurnal Program Magister Hukum FHUI, 1(4), 31.

Downloads

Published

2026-04-09

How to Cite

Halimatus Sa’diah. (2026). KAJIAN SEMIOTIKA BAHANYARI RUMAH DALAM MASYARAKAT BANJAR. Jurnal Sosial Humaniora, 2(1), 144–150. Retrieved from https://ypmsc.org/index.php/jshu/article/view/120