ANALISIS SEMIOTIKA TERHADAP PROSESI PERNIKAHAN TEMU MANTEN ADAT JAWA

Authors

  • Mersy Eka Mulyani STKIP Paris Barantai Kotabaru
  • Wulandari S STKIP Paris Barantai Kotabaru

Keywords:

semiotika, temu manten, pernikahan adat Jawa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna simbolik dalam prosesi temu manten pada pernikahan adat Jawa dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa wawancara dengan pemandu adat pernikahan Jawa yang dilakukan dengan bantuan media dokumentasi berupa video prosesi temu manten, serta data sekunder berupa kajian pustaka yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengkaji makna denotasi, konotasi, dan mitos pada setiap prosesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap prosesi mengandung makna simbolik yang kompleks, yaitu pada tingkat denotasi sebagai rangkaian tindakan ritual, pada tingkat konotasi sebagai simbol nilai-nilai kehidupan seperti cinta, tanggung jawab, penghormatan, dan keharmonisan, serta pada tingkat mitos sebagai representasi nilai budaya masyarakat Jawa, seperti kesakralan pernikahan, pembagian peran suami dan istri, serta pentingnya penghormatan kepada orang tua.

References

Adiningtias, N., & Yusra, H. (2025). Analisis Semiotika terhadap Prosesi Temu Manten Adat Jawa di Desa Mampun Baru Kabupaten Merangin. 15(September), 433–448. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v15i2.795

Akhsan, Elfin Fauzia., et al. (2022). Kajian Nilai-Nilai Budaya Dalam Prosesi Temu Manten Adat Jawa Di Elfin Fauzia Akhsan Abstrak Abstraks. 11, 12–23.

Anugrah, D. (2016). Analisis Semiotika Terhadap Prosesi Pernikahan Adat Jawa “ Temu Manten ” Di Samarinda. 4(1), 319–330.

Ermawati, E., Chalimi, I. R., & Firmansyah, H. (1981). Pergeseran makna tradisi temu manten pada perkawinan adat jawa di dusun wonosari desa tebang kacang kecamatan sungai raya kabupaten kubu raya. 409–416.

Milanguni, Ambaristi Hersita., et al. (2025). Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pendidikan | Volume 7 | Nomor 1 | Maret 2025. 7, 118–123.

Nibung, K., & Utara, M. R. (2025). Tradisi upacara perkawinan adat jawa temu manten di desa kelumpang jaya kecamatan nibung kabupaten musi rawas utara. 5(1), 79–87. https://doi.org/10.22437/jejak.v5i1.45984

Nurcahyanti, Riska., et al. (2025). NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial. 12(5), 1751–1757.

Saputri, M. D., & Wiyoso, J. (2025). Peran Tokoh Hanoman Sebagai Cucuk Lampah dalam Pernikahan Adat Jawa di Desa Pulo Dogom Kabupaten Labuhan Batu Utara. 7(6), 4657–4667.

Tunggal, K. D., et al. (2025). Analisis unsur nilai budaya dalam panyandran prosesi temu pengantian adat jawa oleh ki samulyo hadi prayitno di kecamatan kepenuhan kabupaten rokan hulu riau. 8(1), 13–24.

Yahya, Andi Muhammad. (2026). SEMIOTIKA: Teori Tanda dalam Bahasa, Budaya, dan Komunikasi. CV. Diva Pustaka.

Downloads

Published

2026-04-09

How to Cite

Mersy Eka Mulyani, & Wulandari S. (2026). ANALISIS SEMIOTIKA TERHADAP PROSESI PERNIKAHAN TEMU MANTEN ADAT JAWA. Jurnal Sosial Humaniora, 2(1), 130–137. Retrieved from https://ypmsc.org/index.php/jshu/article/view/118