MAKNA SIMBOLIK MAPPENRE TOJANG SUKU BUGIS

Authors

  • Andi Nahya Assaba Sabina STKIP Paris Barantai Kotabaru
  • Normasunah STKIP Paris Barantai Kotabaru

Keywords:

Tradisi Ritual, Mappenre Tojang, Semiotika, Budaya Bugis.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan makna simbolik yang terkandung dalam pelaksanaan ritual Mappenre Tojang dengan menggunakan pendekatan semiotika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang bertujuan memberikan gambaran yang sistematis mengenai simbol-simbol dalam ritual tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka serta wawancara. Proses analisis data meliputi tahapan pengumpulan, pengolahan, analisis, hingga penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap unsur dalam ritual Mappenre Tojang mengandung makna simbolik yang mendalam. Unsur-unsur tersebut merepresentasikan harapan masyarakat Bugis akan keselamatan, kesejahteraan, serta bentuk penghormatan terhadap warisan dan nilai-nilai leluhur. Lebih dari itu, ritual Mappenre Tojang juga berperan sebagai sarana pelestarian identitas budaya sekaligus mempererat solidaritas sosial. Makna yang terkandung di dalamnya tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga mencerminkan sistem nilai dan kepercayaan yang terus hidup dan dijaga dalam kehidupan masyarakat Bugis.

References

Adryamarthanino, V., & Indriawati, T. (2022, October 13). Asal-Usul Suku Bugis. Kompas.com. https://www.kompas.com/stori/read/2022/10/13/130000279/asal-usul-suku-bugis

Arifuddin, N., Zahiq, M., Mustofa, A., & Zainuddin, N. (2024). Islamic educational values in Hadits Aqiqah. Ilmuna, 6(2), 82–98. https://doi.org/10.54437/ilmuna

Babbie, E. (2013). The practice of social research (13th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.

Barthes, R. (1977). Image-Music-Text. London: Fontana Press.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Fadilla, M. N., Suraya, R. S., & Rustiani, S. A. S. K. W. (2025). Makanan tradisional Sokko pada Suku Bugis di Kelurahan Punggaluku Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Journal of Local Culture, 8, 112–125.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures: Selected essays. New York, NY: Basic Books.

Hamka, Kesuma, A. I., & Ramli, M. (2022). Ritual kelahiran (Mapenddre Tojang): Kajian siklus hidup orang di Kampung Airport Bt.10, Ladang Tun Fuad. PREDESTINATION: Journal of Society and Culture, 2(2).

Hatmiaati, & Husin, A. (2018). Budaya dalam penerjemahan bahasa. Jurnal Linguistik dan Budaya, 1(2), 39–54.

Ht, A. M. A., Barung, R., & Salahuddin, N. (2025). Nilai budaya dalam tuturan upacara adat Mappenre Tojang masyarakat Bugis Kabupaten Sidrap: Tinjauan antropolinguistik. Jurnal Antropolinguistik, 5(4), 5872–5879.

Kapojos, S. M., & Wijaya, H. (2018). Mengenal budaya Suku Bugis (Pendekatan misi terhadap Suku Bugis). Jurnal Budaya dan Masyarakat, 6(2), 153–174.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi (3rd ed.). Jakarta: Rineka Cipta.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Pelras, C. (2006). The Bugis. Oxford: Blackwell Publishing.

Polhaupessy, D. Z., Soesanto, E., & Maharani, N. (2025). Keunikan suku di Indonesia dalam mempersatukan bangsa ditengah perbedaan budaya: Metode literature. JCSR Politama, 3(1). https://doi.org/10.55606/jcsr-politama.v3i1.4735

Rahmatiar, Y., Sanjaya, S., Guntara, D., & Suhaeri. (2021). Hukum adat Suku Bugis. Jurnal Hukum dan Budaya, 3(1), 89–112.

Saussure, F. de. (1916). Course in general linguistics. New York, NY: Philosophical Library.

Sulaiman, S., & Hamang, M. N. (2021). The message of dakwah in the culture of implementation of aqiqah in Pinrang Regency (Semiotics analysis). Journal of Islamic Culture, 2(2), 199–223.

Yahya, A. M. (2026). Semiotika: Teori tanda dalam bahasa, budaya, dan komunikasi. Jakarta: CV Diva Pustaka.

Yulianti, S., & Dewi, D. A. (2021). Penanaman nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar melalui pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(1), 60–70.

Yusuf al-Qaradawi. (1999). Fiqh al-sunnah: Hukum dan tradisi sunnah. Cairo: Dar al-Fikr.

Downloads

Published

2026-04-07

How to Cite

Andi Nahya Assaba Sabina, & Normasunah. (2026). MAKNA SIMBOLIK MAPPENRE TOJANG SUKU BUGIS. Jurnal Sosial Humaniora, 2(1), 51–59. Retrieved from https://ypmsc.org/index.php/jshu/article/view/104